Nitip Puisi
Dingin Angin malam menyelimuti tubuhku Menggerogoti serpihan tubuh serta menggigilkanku Menembus tulang terbujur kaku Mentari Pagiku disambut dengan penuh kehangatan Ia tersenyum dan memberikan sanjungan Matahariku, yang selalu menemani insan Uang Mengapa kau selalu berada di pikiranku? Bila tak ada dirimu Semuanya menjadi lesu Rokok Sekali mencobamu tak bisa terhentikan Jiwa dan raga ini selalu memanggilmu di saat kesepian Candumu berhasil menaklukan insan Mimin sedang ada titipan untuk mempromosikan blog puisi. Puisi-puisi di atas adalah contoh dari beberapa puisi pendek yang ada di RuangPuisi.com. Puisi tadi saya ambil dari halaman ini . Maju terus perpuisian Indonesia!